Dark

Auto

Light

Dark

Auto

Light

World of Horror review - featured

Selamatkan Kota dari Ancaman Horor di World of Horror

Saat ini, ada banyak game indie yang bisa kalian mainkan. Variasinya pun tidak terbatas. Untuk genre horor saja pun, ada banyak game indie yang bisa kalian mainkan. Salah satu game horor indie yang cukup menarik perhatian banyak orang adalah World of Horror. Game buatan Paweł Koźmiński ini menghadirkan grafis 1-bit klasik dengan dunia yang terinspirasi dari karya-karya buatan novelis H.P. Lovecraft dan mangaka Junji Ito.

Kota yang Penuh Kejadian Aneh

World of Horror mengambil setting fiktif di tahun 198X di Shiokawa, Jepang. Di kota ini tiba-tiba terjadi berbagai kasus misterius. Ternyata kasus-kasus ini berhubungan dengan Old Gods yang akan segera bangkit di kota tersebut.

Investigasi

Dalam game ini, kalian akan menginvestigasi kasus-kasus misterius yang nantinya akan berhubungan dengan kebangkitan sang Old God. Kalian akan bisa menginvetigasi kasus misteri yang cukup bervariasi, mulai dari yang kasus berupa legenda ritual, rumah angker, restoran dengan daging misterius, misteri di internet, dan masih banyak lainnya.

Seperti Bermain Board Game

Karena terinspirasi dari game tahun 80-an, gameplay dari World of Horror pun cukup unik. Interface yang ditampilkan benar-benar seperti game PC klasik. Uniknya, kalian juga bisa mengubah warna interface yang jadi semakin mirip dengan komputer jadul.

Old God

Untuk kontrolnya pun terasa seperti game jadul. Kalian tidak bisa menekan tombol langsung pada “layar” game, melainkan menekan tombol-tombol yang ada di bawah “layar.”

Kalau kalian pernah bermain board game Eldritch Horror, World of Horror akan terasa familiar. Mulai dari Old Gods yang menjadi ancaman, doom tracker yang terus bertambah, hingga ada HP yang dibagi menjadi dua jenis yaitu stamina dan mental. Bahkan ada banyak status check ketika memeriksa sesuatu yang pastinya akan membuat kalian stress karena sering gagal.

Aksi-aksi yang bisa kalian mainkan pun cukup mirip. Kalian harus meneliti berbagai tempat untuk mendapatkan petunjuk. Kalian bisa merekrut party atau membeli item, dan masih banyak lainnya.

Pertarungan Turn-Based

Selain harus mencari petunjuk, kalian juga bisa bertemu dengan musuh dalam World of Horror. Musuh-musuh di game ini terlihat cukup menyeramkan karena ditampilkan dengan zoom.

pertarungan

Pertarungan di World of Horror cukup sederhana karena dilakukan secara turn-based. Kalian bisa mengatur urutan aksi sebelum diaktifkan. Setiap aksi memiliki waktu persiapan yang berbeda dan efeknya bermacam. Contohnya ada aksi untuk mencari kelemahan musuh, melakukan serangan biasa, menggunakan item, dan masih banyak lainnya.

Sistem Roguelike Tanpa Akhir

Salah satu hal yang cukup mengagetkan dari World of Horror adalah ternyata sistem gameplay roguelike yang diimplementasikan, bukan game dengan cerita yang konkrit.

Ketika memulai permainan, kalian akan disambut dengan prolog yang selalu sama. Setelah itu, kalian harus menyelesaikan lima misi yang akan dipilih secara acak. Setelah menyelesaikan kelima misi, kalian akan bisa mengakses mercusuar yang menjadi tahap terakhir di permainan tersebut.

misteri di World of Horror

Setiap misteri menghadirkan petualangan dan cerita yang berbeda. Jadi kalian dijamin tidak akan bosan mengerjakan misterinya. Bagaimana tidak, sepanjang misteri kalian akan disambut dengan opsi yang membutuhkan item atau skill tertentu. Jadi kalau kalian tidak memilikinya, kalian jadi tidak bisa memilihnya, harus menunggu hingga mendapatkan item dan skill-nya di gameplay berikutnya.

Bahkan setiap misteri memiliki beberapa ending yang berbeda-beda. Jadinya, kalian pasti akan mencoba mencari jalan yang berbeda ketika bertemu dengan misteri yang sama demi mendapatkan ending baru.

Setiap Old God yang hadir juga akan memberi efek negatif ke permainan kalian. Tidak hanya itu, setiap kalian menyelesaikan 1 misteri, sang Old God akan memberikan efek negatif tambahan yang pastinya membuat kalian makin stress.

Apalagi kalian bisa menyelesaikan permainan dalam waktu yang cukup cepat. Hanya dalam waktu sekitar 30 menit saja, kalian sudah bisa menyelesaikan permainan. Jadi kalian bisa mencoba berbagai rute dan item yang kalian bawa untuk membuka semua ending.

Kesimpulan

World of Horror ternyata cukup berbeda dari dugaan awal. Game ini tidak menghadirkan cerita yang konkrit, melainkan gameplay roguelike yang ceritanya cukup sederhana dan akan terus berubah.

Buat kalian yang suka dengan game horor, apalagi yang banyak kejutan, mungkin akan kurang cocok dengan World of Horror. Game ini tidak menghadirkan jumpscare atau suasana kelam yang mengerikan.

Suasana horor yang dihadirkan itu berupa suasana aneh yang membuat kalian tidak nyaman. Kalau kalian pernah membaca komik karya Junji Ito mungkin kalian mengerti maksudnya. Misteri-misteri yang dihadirkan cukup bervariatif jadi kalian bisa merasakan suasana yang berbeda-beda.

World of Horror sudah bisa kalian mainkan di PlayStation 5, Nintendo Switch, PlayStation 4, dan PC.

Leave A Comment